Juni 06, 2011
UNTUK INDONESIA
Hellow Indonesian Youth !!!!!
Yaph, photo di atas itu emang photo yang gw printscreen dari video yang gw download dari youtube . . .
Keliatannya nggag pas banget ya kalo gw ngomongin Pancasila sekarang ini ?
Apalagi masang photo yang kyak itu, kesanna telat banget , , ,
Tapi it's oke, karena menurut gw Pancasila memang harus jadi topik tersendiri bagi kita, pemuda Indonesia yang hebat ini . . .
Untuk postingan kali ini, gw maug agak serius dikit, nggag maug becanda . . . ( Emang candaan situ lucu ya? )
" Apa sih Pancasila itu ? "
" Pancasila itu ibarat buku manual bagi bangsa Indonesia untuk mancapai cita-cita masyarakat yang adil dan makmur . . . "
Nggag berlebihan memang , , ,
Karena pada dasarnya, Pancasila dibuat memang sebagai sarana bagi bangsa ini untuk mencapai tujuannya . . .
Lalu apa tujuan bangsa ini ??
Mari kita buka lagi buku-buku dan memori-memori tentang pelajaran kita waktu SD atau SMP dulu . . .
Lebih gampangnya gini aja, inget-inget lagi aja deh tentang inti dari paragraf terakhir UUD 1945 kita . . .
Udah ribuan kali kita denger tuh Preambule, tapi kita nggag pernah hafal . . .
Udah ratusan kali kita ikut upacara bendera, tapi kita tetep nggag bisa mengimplementasikan apa dan bagaimana Pancasila itu seharusnya dilakukan . . .
Sungguh bangsa yang benar-banar harus dikasihani . . .
" INDONESIA adalah negara yang sangat luas . . . "
" Setiap pulau didiami oleh berbagai kelompokk masyarakat yang beraneka ragam, baik adat istiadat, budaya, maupun kepercayaan . . . "
Hmmm, tau apa yang ada di pikiran gw ??
Pasti nggag taug, kecuali yang profesinya cenayang . . . ( #Eh ?? )
Langsung terlintas bahwa Indonesia tu bener-bener negara yang Super Duper Kaya . . .
Tapi liat apa yang terjadi ??
Nggag usah dibahas lebih lanjut, takut hanya menimbulkan cacian . . .
Tapi di lain sisi, emang bener banget bahwasanya keberagaman yang dimiliki Indonesia adalah suatu kekuatan tersendiri . . .
Hanya satu kekurangan bangsa yang 'BESAR' ini . . .
Yaitu suatu sifat menghargai yang berdasarkan keimanan masing-masing individu . . .
Masing-masing terlalu sibuk memikirkan kepercayaan masing-masing, yang akhirnya ini menimbulkan suatu fanatisme . . .
Kalau saja kita mau menghargai keberagaman yang kita miliki, maka kita akan bisa bersatu . . .
Kok bisa gitu, bung ??
Ya karena sikap menghargai itu adalah modal untuk kita supaya bisa bersatu . . .
Bersatu untuk apa ?
Bersatu untuk menjadikan Indonesia yang lebiih baik . . .
Oke Indonesia muda . . .
Pikirin apa yang bisa kita lakuin . . .
Jangan cuma tawuran yang di kerjain !!!
Kalo loe maug ngliat Indonesia yang lebih baik dalam jangka waktu 20 tahun ke depan, Silakan melakukan sesuatu yang konkrit untuk Indonesia ini . . .
Tapi kalo loe maug Indonesia yang atau bahkan lebih ancur dalam 20 tahun ke depan, Silakan loe pergi ke kamar loe, bawa makanan yang banyak, bawa minuman, yang kira-kira cukup buat 20 tahun !!!!!
Inget Indonesia muda !!
Perubahan dimulai dari kita, generasi muda . . .
Kita memang nggag dituntut untuk wajib mengubah Indonesia, tapi maug nggag maug itu adalah peran kita . . .
Sebagai agen pembawa perubahan . . .
Sebagai Agent Of Change . . .
Terus maju Indonesia Muda !!!
Wujudkan Indonesia yang lebih baik, untuk kita, untuk anak-anak kita . . .
Dan untuk cita-cita Indonesia . . .
@gaLaNgRiSk
June, 6th 2011 at 11.40 PM
#UntukIndonesia
Juni 05, 2011
KISAH ISTRI DAN SUAMI . . .
Di posting kali ini, gw cumag maug share aja, silakan . . . :D
Seluruh penumpang di dalam bus merasa simpati melihat seorang wanita muda dengan tongkatnya meraba-raba menaiki tangga bus. Dengan tangannya yang lain di meraba posisi dimana sopir berada, dan membayar ongkos bus. Lalu berjalan ke Dalam bus mencari-cari bangku yang kosong dengan tangannya.
Setelah yakin bangku yang dirabanya kosong, dia duduk. Meletakkan tasnya di atas pangkuan, dan satu tangannya masih memegang tongkat.
Seluruh penumpang di dalam bus merasa simpati melihat seorang wanita muda dengan tongkatnya meraba-raba menaiki tangga bus. Dengan tangannya yang lain di meraba posisi dimana sopir berada, dan membayar ongkos bus. Lalu berjalan ke Dalam bus mencari-cari bangku yang kosong dengan tangannya.
Setelah yakin bangku yang dirabanya kosong, dia duduk. Meletakkan tasnya di atas pangkuan, dan satu tangannya masih memegang tongkat.
Satu tahun sudah, Yasmin, wanita muda itu, mengalami buta. Suatu kecelakaan telah berlaku atasnya, dan menghilangkan penglihatannya untuk selama-lamanya. Dunia tiba-tiba saja menjadi gelap dan segala harapan dan cita-cita menjadi sirna. Dia adalah wanita yang penuh dengan ambisi menaklukan dunia, aktif di segala perkumpulan, baik di sekolah, rumah maupun di lingkungannya.
Tiba-tiba saja semuanya sirna, begitu kecelakaan itu dialaminya. Kegelapan, frustrasi, dan rendah diri tiba-tiba saja menyelimuti jiwanya. Hilang sudah masa depan yang selama ini dicita-citakan.
Merasa tak berguna dan tak ada seorang pun yang sanggup menolongnya selalu membisiki hatinya. “Bagaimana ini bisa terjadi padaku?” dia menangis. Hatinya protes, diliputi kemarahan dan putus asa. Tapi, tak peduli sebanyak apa pun dia mengeluh dan menangis, sebanyak apa pun dia protes, sebanyak apapun dia berdo’a dan memohon, dia harus tahu, penglihatannya tak akan kembali.
Diantara frustrasi, depresi dan putus asa, dia masih beruntung, karena mempunyai suami yang begitu penyayang dan setia, Burhan. Burhan adalah seorang prajurit TNI biasa yg bekerja sebagai security di sebuah perusahaan. Dia mencintai Yasmin dg seluruh hatinya. Ketika mengetahui Yasmin kehilangan penglihatan, rasa cintanya tidak berkurang.
Justru perhatiannya makin bertambah, ketika dilihatnya Yasmin tenggelam kedalam jurang keputus-asaan. Burhan ingin menolong mengembalikan rasa percaya diri Yasmin, seperti ketika Yasmin belum menjadi buta.
Burhan tahu, ini adalah perjuangan yang tidak gampang. Butuh extra waktu dan kesabaran yg tidak sedikit. Karena buta, Yasmin tidak bisa terus bekerja di perusahaannya. Dia berhenti dengan terhormat. Burhan mendorongnya supaya belajar huruf Braile. Dengan harapan, suatu saat bisa berguna untuk masa depan. Tapi bagaimana Yasmin bisa belajar? Sedangkan untuk pergi ke mana-mana saja selalu diantar Burhan?
Dunia ini begitu gelap. Tak ada kesempatan sedikitpun untuk bisa melihat jalan. Dulu, sebelum menjadi buta, dia memang biasa naik bus ke tempat kerja dan ke mana saja sendirian. Tapi kini, ketika buta, apa sanggup dia naik bus sendirian? Berjalan sendirian? Pulang-pergi sendirian? Siapa yang akan melindunginya ketika sendirian? Begitulah yang berkecamuk di dalam hati Yasmin yg putus asa. Tapi Burhan membimbing Jiwa Yasmin yg sedang frustasi dg sabar. Dia merelakan dirinya untuk mengantar Yasmin ke sekolah, di mana Yasmin musti belajar huruf Braile.
Dengan sabar Burhan menuntun Yasmin menaiki bus kota menuju sekolah yang dituju. Dengan Susah payah dan tertatih-tatih Yasmin melangkah bersama tongkatnya. Sementara Burhan berada di sampingnya. Selesai mengantar Yasmin dia menuju tempat dinas. Begitulah, selama berhari-hari dan berminggu-minggu Burhan mengantar dan menjemput Yasmin. Lengkap dengan seragam dinas security.
Tapi lama-kelamaan Burhan sadar, tak mungkin selamanya Yasmin harus diantar; pulang dan pergi. Bagaimanapun juga Yasmin harus bisa mandiri, tak mungkin selamanya mengandalkan dirinya. Sebab dia juga punya pekerjaan yg harus dijalaninya. Dengan hati-hati dia mengutarakan maksudnya, supaya Yasmin tak tersinggung dan merasa dibuang. Sebab Yasmin, bagaimanapun juga masih terpukul dengan musibah yg dialaminya.
Seperti yg diramalkan Burhan, Yasmin histeris mendengar itu. Dia merasa dirinya kini benar-benar telah tercampakkan. “Saya buta, tak bisa melihat!” teriak Yasmin. “Bagaimana saya bisa tahu saya ada di mana? Kamu telah benar-benar meninggalkan saya.” Burhan hancur hatinya mendengar itu. Tapi dia sadar apa yang musti dilakukan.
Mau tak mau Yasmin musti terima. Musti mau menjadi wanita yg mandiri. Burhan tak melepas begitu saja Yasmin. Setiap pagi, dia mengantar Yasmin menuju halte bus. Dan setelah dua minggu, Yasmin akhirnya bisa berangkat sendiri ke halte. Berjalan dengan tongkatnya. Burhan menasehatinya agar mengandalkan indera pendengarannya, di manapun dia berada.
Setelah dirasanya yakin bahwa Yasmin bisa pergi sendiri, dengan tenang Burhan pergi ke tempat dinas. Sementara Yasmin merasa bersyukur bahwa selama ini dia mempunyai suami yang begitu setia dan sabar membimbingnya. Memang tak mungkin bagi Burhan untuk terus selalu menemani setiap saat ke manapun dia pergi. Tak mungkin juga selalu Diantar ke tempatnya belajar, sebab Burhan juga punya pekerjaan yg harus dilakoni.
Dan dia adalah wanita yg dulu, sebelum buta, tak pernah menyerah pada tantangan dan wanita yg tak bisa diam saja. Kini dia harus menjadi Yasmin yg dulu, yg tegar dan menyukai tantangan dan suka bekerja dan belajar. Hari-hari pun berlalu. Dan sudah beberapa minggu Yasmin menjalani rutinitasnya belajar, dengan mengendarai bus kota sendirian.
Suatu hari, ketika dia hendak turun dari bus, sopir bus berkata, “saya sungguh iri padamu”. Yasmin tidak yakin, kalau sopir itu bicara padanya. “Anda bicara pada saya?” ” Ya”, jawab sopir bus. “Saya benar-benar iri padamu”. Yasmin kebingungan, heran dan tak habis berpikir, bagaimana bisa di dunia ini, seorang buta, wanita buta, yg berjalan terseok-seok dengan tongkatnya hanya sekedar mencari keberanian mengisi sisa hidupnya, membuat orang lain merasa iri? “Apa maksud anda?”
Yasmin bertanya penuh keheranan pada sopir itu. “Kamu tahu,” jawab sopir bus, “Setiap pagi, sejak beberapa minggu ini, seorang lelaki muda dengan seragam militer selalu berdiri di sebrang jalan. Dia memperhatikanmu dengan harap-harap cemas ketika kamu menuruni tangga bus. Dan ketika kamu menyebrang jalan, dia perhatikan langkahmu dan bibirnya tersenyum puas begitu kamu telah melewati jalan itu. Begitu kamu masuk gedung sekolahmu, dia meniupkan ciumannya padamu, memberimu salut, dan pergi dari situ. Kamu sungguh wanita beruntung, ada yang memperhatikan dan melindungimu”.
Air mata bahagia mengalir di pipi Yasmin. Walaupun dia tidak melihat orang tersebut, dia yakin dan merasakan kehadiran Burhan di sana. Dia merasa begitu beruntung, sangat beruntung, bahwa Burhan telah memberinya sesuatu yang lebih berharga dari penglihatan. Sebuah pemberian yang tak perlu untuk dilihat; kasih sayang yang membawa cahaya, ketika dia berada dalam kegelapan.
osserem.blogspot.com
osserem.blogspot.com
ASAL BUAT !
Hahahahahahaha, ini nih text buatan gw ! baru belajar sih ! asal-asal an doank . . .
tapi kalo diliat-liat bagus jugag ya ?? (#Ehh? iiya nggag sih?)
hahahaha, sekedar maug share aja sih . . .
tapi kalo diliat-liat bagus jugag ya ?? (#Ehh? iiya nggag sih?)
hahahaha, sekedar maug share aja sih . . .
SATU MISI SATU VISI !!
Hmmmmm
Lama nggag corat-coret di blog gw, yang gw kasih nama Corat-Coret !!
Sekarang, saat ini, waktu ini, dan apalah gw nggag taug harus nglanjutin gimana . . . ( Lohh? niat nulis nggag sih mas? )
Jadi gini, pas gw nulis nih entri, gw dalam keadaan bingung karena nggag bisa tidur a.k.a bobok,
Jadilah gw nyorat-nyoret blog gw sendiri, toh nggag bakalan ada yang marah kalo dicorat-coret ! #GagPenting
Kali ini gw maug ngebahas tentang Satu Misi Satu Visi !!
Yang jelas gw nggag akan ngejelasin panjang lebar apa itu pengertian atau definisi dari visi dan misi,
Toh kita semua jugag pasti udah ngerti apa maksudnya . . . ( Benarkah ?? xixixixixi )
Langsung aja . . .
Awalnya, gw sebagai pemuda Indonesia khususnya Jogjakarta,
Iseng-iseng ikut acara gathering sebuah organisasi yang khusus beranggotakan orang-orang muda,
yahhh, Indonesian Future Leaders a.k,a IFL . . .
Dari gathering inilah gw jadi bener-bener taug (Sebelumnya sih udah tauh, cumag belum yakin aja . . . :p) ternyata masih banyak orang muda Indonesia khususnya yang ada di Jogjakarta (My Beloved Hometown !!!) yang bener-bener concern buat kemajuan Indonesia . . .
Yahhh, mereka yang ikutan acara gathering adalah sebagian dari ratusan ribu pemuda hebat yang ada di Indonesia !!! (#Ehh?? gw termasuk nggag ya? xixixixix ngarep banget sih loe!!)
Dari acara ini, dapat gw tarik satu kesimpulan bahwa kita semua memiliki satu misi dan satu visi, yang intinya menjadikan Indonesia yang lebih maju!! (Brapa meter? #Lohh?)
Gimana caranya? Caranya adalah dengan menjadi Agent of Change !
Jadi yang jelas, gw udah taug bahwa Indonesia memiliki calon-calon pemimpin yang bener-bener serius dan concern dalam hal pengembangan Indonesia, bukan pengembangan tepatnya, tapi PEMAJUAN INDONESIA !!
Senangnya bisa kumpul bareng temen-temen yang punya antusias yang sama di bidang Nasionalisme !
Semoga dengan kesamaan Visi dan Misi ini, kita semua orang muda yang ada di Indonesia nantinya bisa menjadikann Indonesia yang lebih "MERDEKA" !!!
Satu kata favorit gw dari Proklamator negara ini (Sebenernya gw jgag nggag taug persis sih gimana kata-katanya, asal jeplak aja lah! yang penting kan maknanya sama :D)
" BERIKAN SAYA SEPULUH PEMUDA, maka AKAN SAYA GUNCANGKAN DUNIA !! "
Langganan:
Komentar (Atom)

